Bupati Dr JR Saragih SH MM didampingi Kapolres AKBP Andi Syariful SIK
MSi, Kadis Pendidikan Resmas Saragih meninjau pelaksanaan ujian
nasional (UN) di beberapa sekolah yang berada di Pamatang Raya, Selasa,
(l6/4).
Sekolah yang ditinjau bupati SMK Pertanian Raya, di sekolah ini
peserta yang mengikuti UN 282 orang yang dibagi dalam 15 ruangan. Semua
peserta serius membaca soal ujian dan mengisi di dalam lembaran jawaban
serta mendapat pengawasan dari tim pengawas sebanyak 20 orang berasal
dari Unimed, SMK Efarina dan SMK GKPS Raya serta dari Polres Simalungun.
Saat berada di SMK Pertanian, bupati tidak hanya melakukan peninjauan
peserta UN, tetapi bupati didampingi Kepala Sekolah Ir Dameanto Purba
MSi dan kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Kecamatan
Raya Janpiden Damanik SPd meninjau lingkungan dan beberapa ruang
sekolah.
Saat melihat lingkungan sekolah dan beberapa ruangan, bupati
menunjukkan kekesalannya kepada kepala sekolah dan kepala UPT,
masalahnya lingkungan dan beberapa sarana sekolah itu terkesan kurang
mendapat perhatian dalam perawatan. Bupati mengambil tindakan tegas
terhadap kepala sekolah dan kepala UPT.
"Hal ini kita lakukan, agar para kepala sekolah dan UPT di
masing-masing sekolah dan kecamatan melaksanakan tugasnya dengan
sebaik-baiknya, apalagi ini tempat belajar bagi anak-anak," ujar bupati.
Bupati menjelaskan, peserta yang tidak mengikuti UN, karena
terlambatnya pendistribusian soal-soal ujian. "Di Simalungun ada 42
sekolah yang belum melaksanakan UN, dari sekolah itu sebanyak 1.461
orang peserta, hal ini karena soal ujian belum tiba di sekolah mereka,"
jelas bupati. Dalam mengatasi bagi pelajar yang belum dapat melaksanaan
ujian, bupati mengatakan, ujian susulan akan dilaksanakan pada tanggal
22 s/d 25 April 2013 mendatang.
"Mereka akan mengikutinya pada pelaksanaan ujian susulan yang akan
dilaksanakan pada 22 s/d 25 April 2013 mendatang, namun sebelum
melaksanaan ujian nantinya, mereka akan dikumpulkan terlebih dahulu dab
akan diberikan motivasi hingga dalam melaksanaan ujian lebih
bersemangat," ujar bupati.
Bupati juga meninjau pelaksanaan UN di SMA Negeri I Raya dan SMA GKPS I Raya.
Di SMA Negeri I, peserta yang mengikuti UN 198 orang dibagi dalam dua
jurusan yaitu, IPA sebanyak 104 orang dan IPS sebanyak 94 orang.
Di sekolah SMA GKPS I Raya peserta UN sebanyak 62 orang, jurusan IPA
39 orang dan IPS 23 orang dan 2 orang tidak mengikuti karena drop out.
Pelajar Berprestasi
Bupati meminta kepada para kepala sekolah untuk menunjukkan pelajar
yang memiliki prestasi, terutama bagi mereka dari keluarga yang tidak
mampu. Tujuan bupati untuk menyekolahkan mereka pada Institut Pertanian
Bogor (IPB) dan dibiayai Pemkab Simalungun sampai selesai.
Di SMK Pertanian, Kepala Sekolah menunjukkan beberapa pelajar yang
memiliki prestasi melalui daftar nilai di rapor masing-masing pelajar.
Ada tiga pelajar dari sekolah itu yang memiliki prestasi yang baik,
Ida Rovani Sitopu, Ariaman Damanik dan Fitra Saragih. Ketiganya
merupakan anak-anak berprestasi dari keluarga tidak mampu.
Di SMA Negeri I Raya pelajar yang berprestasi dari keluarga didak
mampu ada dua orang yaitu, Fredy Martin Purba dan Eli C Ambarita, mereka
juga akan mendapat beasiswa dari Pemkab Simalungun untuk sekolah di
IPB.
"Kita sangat prihatin melihat mereka. Mereka anak-anak berprestasi
tapi keluarganya tidak mampu. Karena kita akan sekolahkan mereka melalui
dana dari Pemkab Simalungun di IPB. Untuk tahun ini ada 15-20 pelajar
yang akan dibiayai untuk sekolah di IPB dan ini baru ada lima orang,
sisanya akan seleksi dari sekolah-sekolah yang ada di daerah ini,"
ungkap bupati.
Menyinggung tentang besarnya dana yang akan di berikan kepada
masing-masing pelajar yang akan disekolahkan di IPB itu, bupati
mengatakan, setiap pelajar akan diberikan dana sebesar Rp 2 juta
perbulan untuk kebutuhan sehari-hari dan langsung dikirim melalui
rekeningnya ditambah dengan biaya sekolah setiap semester.
Fredy Martin Purba dan Eli C Ambarita, keduanya pelajar berpreastasi
dari SMAN 1 Raya tapi mereka dari keluarga kurang mampu senada
mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Simalungun yang memberikan
kesempatan bagi mereka untuk mengecap pendidikan ke jenjang yang lebih
tinggi dan mendapat beasiswa dari Pemkab Simalungun.
Monday, November 18, 2013
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Powered by Blogger.
Entri Populer
-
Pemko Dumai melalui bantuan sosial telah menganggarkan Rp 929 juta untuk beasiswa. Dana tersebut bakal dibagikan pada 447 mahasiswa. Riau...
-
Program Pemkab Pakpak Bharat melakukan pemberian bantuan beasiswa bagi mahasiswa asal Kabupaten Pakpak Bharat yang lulus ke Perguruan Tingg...
-
Adanya surat edaran Bupati tentang putusan dan penetapkan nama-nama mahasisswa Kabupaten Siak, yang akan menerima bantuan beasiswa. Teru...
-
Inilah info beasiswa terbaru dari Beasiswa Kab. Kepulauan Meranti Propinsi RIAU bulan Juli 2013, Info Beasiswa Kab. Kepulauan Meranti. Pe...
-
Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat memberikan beasiswa kepada 81 mahasiswa yang dinilai berprestasi dari daerah itu. "Sebesar ...
-
Camat Teluk Nibung Ahmad Haykal, GM Cabang Pelabuhan Tanjungbalai Asahan Edy Agustri, Manager Teknik dan Usaha Wanto, Manager Keuangan Rahm...
-
Labuhan Batu, Sumut, (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Batu, Sumatera Utara, menyatakan siap membantu biaya pendidikan bagi mahasiswa berpr...
-
Dalam upaya kelanjutan pedidikan sekaligus untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi masyarakat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sima...
-
Pemerintah Kota (Pemko) Dumai pada 2014 kembali mengalokasikan anggaran bantuan pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu sebesar Rp 1,7 mili...
-
Penerimaan raport bagi para peserta didik biasa dilaksanakan tiap smesternya, sebagai media evaluasi dari proses belajar dan mengajar yang ...
0 comments:
Post a Comment