PT Semen Padang "Peduli Pendidikan" kembali membantu dunia pendidikan
Kota Padang melalui beasiswa dan bantuan pendidikan. Rp2,1 miliar
disalurkan untuk pelajar dan mahasiswa berprestasi kurang mampu.
"Beasiswa
dan bantuan pendidikan ini diberikan oleh Semen Padang Group yang
terdiri dari perusahaan PT Semen Padang sendiri melalui dana CSR,
kemudian dari anak perusahaan PT Pasoka Sumber Karya dan dari zakat
karyawan melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) Semen Padang," kata Direktur
Keuangan PT Semen Padang, Epriliyono Budi saat penyerahan beasiswa
semester II di Gedung Serba Guna (GSG) PT Semen Padang (5/12).
Menurutnya,
peduli pendidikan merupakan salah satu komitmen program Coorporate
Social Responsibility (CSR) Semen Padang kepada lingkungan. Beasiswa dan
bantuan pendidikan itu diserahkan dua kali setahun setiap semester
tahun pelajaran.
Untuk Semester II ini, PT Semen Padang
menyalurkan beasiswa untuk 700 siswa dengan total dana sebesar Rp400
juta. Sedangkan LAZ Semen Padang menyalurkan beasiswa untuk 2.188 siswa,
dengan total dana sebesar Rp1,6 miliar. Kemudian PT Pasoka Sumber Karya
ikut membantu beasiswa untuk 75 siswa sebesar Rp82 juta.
"Total
bantuan beasiswa yang disalurkan untuk semester II ini adalah Rp2,1
miliar. Program beasiswa ini terus didorong dan disalurkan untuk
anak-anak berprestasi di Sumbar. Anak-anak adalah aset bangsa. Pada 2025
sudah disiapkannya generasi emas, memimpin Sumbar, bangsa dan juga
dunia," tegas Epriliyono didampingi Sekretaris Perusahaan, Firdaus dan
Kepala Biro CSR Ampri Satyawan.
Sekper Firdaus menambahkan,
pemberian beasiswa dilaksanakan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan
Kerapatan Adat Nagari (KAN). Ia berpesan agar siswa dan siswi tak
mengenal kata menyerah. Di tengah keterbatasan, apakah itu soal biaya,
para siswa harus tetap kuat untuk bangkit dan berjuang, meraih prestasi.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Indang Dewata mengatakan,
peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi perhatian khusus,
jika ingin menciptakan generasi emas. Seperti Jepang dan Malaysia,
menurut Indang, banyak yang harus dicontoh yakni, menganggarkan dana
pendidikan melebihi jumlah SDM yang ada.
"Sekarang, ada dana BOS,
BSM dari pemerintah pusat. Tapi tak diikuti di daerah. Artinya, ketika
pemerintah menganggarkan BOS atau BSM, namun tidak diikuti oleh dana
pendamping. Karena itu harapan dari Pemko, BUMN seperti Semen Padang
membantu dan memerhatikan pendidikan anak-anak terutama yang tidak
mampu," harap Indang.
Dijelaskan, Pemko saat ini serius
memerhatikan pendidikan reguler dan anak-anak putus sekolah. Data
Disdik, tercatat ada sekitar 1.699 anak di Kota Padang putus sekolah dan
3.200 anak penderita disabilitas atau kekuarangan fisik. "Semuanya
perlu perhatian khusus oleh pemerintah, karena mereka berhak mendapat
pendidikan. Harapannya banyak dukungan dari semua pihak termasuk BUMN,
peduli dengan pendidikan di Kota Padang," pungkasnya.
Friday, April 18, 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Powered by Blogger.
Entri Populer
-
Pemko Dumai melalui bantuan sosial telah menganggarkan Rp 929 juta untuk beasiswa. Dana tersebut bakal dibagikan pada 447 mahasiswa. Riau...
-
Program Pemkab Pakpak Bharat melakukan pemberian bantuan beasiswa bagi mahasiswa asal Kabupaten Pakpak Bharat yang lulus ke Perguruan Tingg...
-
Adanya surat edaran Bupati tentang putusan dan penetapkan nama-nama mahasisswa Kabupaten Siak, yang akan menerima bantuan beasiswa. Teru...
-
Inilah info beasiswa terbaru dari Beasiswa Kab. Kepulauan Meranti Propinsi RIAU bulan Juli 2013, Info Beasiswa Kab. Kepulauan Meranti. Pe...
-
Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat memberikan beasiswa kepada 81 mahasiswa yang dinilai berprestasi dari daerah itu. "Sebesar ...
-
Camat Teluk Nibung Ahmad Haykal, GM Cabang Pelabuhan Tanjungbalai Asahan Edy Agustri, Manager Teknik dan Usaha Wanto, Manager Keuangan Rahm...
-
Labuhan Batu, Sumut, (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Batu, Sumatera Utara, menyatakan siap membantu biaya pendidikan bagi mahasiswa berpr...
-
Dalam upaya kelanjutan pedidikan sekaligus untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi masyarakat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sima...
-
Pemerintah Kota (Pemko) Dumai pada 2014 kembali mengalokasikan anggaran bantuan pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu sebesar Rp 1,7 mili...
-
Penerimaan raport bagi para peserta didik biasa dilaksanakan tiap smesternya, sebagai media evaluasi dari proses belajar dan mengajar yang ...
0 comments:
Post a Comment