Bingung biaya untuk melanjutkan pendidikan?
Ternyata, Pemkab Tanahdatar sudah mengantisipasi. Mulai tahun ajaran
2006/2007 dialokasikan dana bagi lulusan SMA untuk melanjutkan
pendidikan ke bangku kuliah. Tak tanggung-tanggung, perguruan tinggi
yang dipatok pun perguruan tinggi terkemuka; Unand Padang, UI Jakarta,
IPB Bogor, ITB Bandung, dan UGM Yogjakarta. Tak hanya itu, dalam tahun
ini, peringkat Tanahdatar di bidang pendidikan semakin membaik.
”Tahap
awal, dialokasikan Rp 350 juta,” jelas Kepala Dinas Pendidikan dan
Tenaga Kerja Kabupaten Tanahdatar Drs Ali Asmar Mpd, didampingi Kasubdin
SLTP/SMA Nasrul SPd, Rabu lalu (27/9) di ruang kerjanya.
Ide
mengganggarkan dana beasiswa ini berasal dari mengamati persoalan yang
dialami keluarga tak mampu. Masalah pendidikan ini, tak hanya persoalan
bagi orang tua, tetapi juga menjadi masalah bagi Pemerintahan Kabupaten.
Selama ini, untuk di bangku SLTA saja sudah menjadi persoalan bagi
orang tua, apalagi jika harus melanjutkan pendidikan ke perguruan
tinggi. Kondisi itu semakin terasa menyedihkan anak-anak mereka diterima
di universitas terkemuka melalui jalur PMDK.
“Tak masanya lagi
terhenti pendidikan lantaran tak mampu,” ungkap Ali Asmar. Solusinya,
Pemkab Tanahdatar memberikan kepeduliannya. Alasannya, bagaimana pun
juga, anak-anak tersebut merupakan asset Tanahdatar yang tak ternilai.
Dari
catatan yang ada, sudah tercatat sebanyak 70 orang siswanya yang
anaknya akan bisa masuk perguruan tinggi terkemuka, tapi orang tuanya
tidak mampu.
Hanya saja, berkaitan dengan nilai beasiswa yang akan
diberikan Pemda tanahdatar itu akan disesuaikan dengan jumlah mahasiswa
tersebut, disamping ada 7 orang siswa lainnya akan dibantu dana beasiswa
dari Propinsi.
Dana yang dianggarkan dalam APBD Tanahdatar
tersebut juga merupakan kesempatan emas bagi para orang tua untuk terus
memacu pendidikan apalagi dari segi kualitas ternyata kemampuan
siswa-siswa Tanahdatar tidak kalah bersaing dengan sekolah lainnya di
Sumatera Barat.
Dari SMA I Batusangkar, delapan orang siswanya
berhasil masuk di universitas terkemuka. Di antaranya Yulia Tempatih
Putri di ITB jurusan Teknologi Kima, Randi Putra Meta Agil Ciptaan
Silvia Ezita (UI) dan Fratika Zarmy, Niagella Augoestien, Silvia Ezita,
Fadhila Hutmi, Elwidya Bastian (IPB).
Sementara khusus untuk
Yulia Tempatih Puteri berhasil lolos melalui seleksi dari program
Kemitraan Nusantara ke ITB Bandung yaitu jurusan Teknonologi Kimia dan
satu lagi ke Universitas Indonesia masih menunggu karena melalui
kerjasama Pemda Tanahdatar melalui program kemitraan Nusantara dengan
ITB Bandung.
“Kita berhasil mengirim utusan Tanahdatar ke ITB
setelah diseleksi dari 19 orang utusan siswa Kabupaten Tanahdatar
melalui test jalur Kemitraan Nusantara dalam dua kali penyaringan,”
jelas Ali Asmar.
Monday, April 14, 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Powered by Blogger.
Entri Populer
-
Pemko Dumai melalui bantuan sosial telah menganggarkan Rp 929 juta untuk beasiswa. Dana tersebut bakal dibagikan pada 447 mahasiswa. Riau...
-
Program Pemkab Pakpak Bharat melakukan pemberian bantuan beasiswa bagi mahasiswa asal Kabupaten Pakpak Bharat yang lulus ke Perguruan Tingg...
-
Adanya surat edaran Bupati tentang putusan dan penetapkan nama-nama mahasisswa Kabupaten Siak, yang akan menerima bantuan beasiswa. Teru...
-
Inilah info beasiswa terbaru dari Beasiswa Kab. Kepulauan Meranti Propinsi RIAU bulan Juli 2013, Info Beasiswa Kab. Kepulauan Meranti. Pe...
-
Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat memberikan beasiswa kepada 81 mahasiswa yang dinilai berprestasi dari daerah itu. "Sebesar ...
-
Camat Teluk Nibung Ahmad Haykal, GM Cabang Pelabuhan Tanjungbalai Asahan Edy Agustri, Manager Teknik dan Usaha Wanto, Manager Keuangan Rahm...
-
Labuhan Batu, Sumut, (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Batu, Sumatera Utara, menyatakan siap membantu biaya pendidikan bagi mahasiswa berpr...
-
Dalam upaya kelanjutan pedidikan sekaligus untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi masyarakat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sima...
-
Pemerintah Kota (Pemko) Dumai pada 2014 kembali mengalokasikan anggaran bantuan pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu sebesar Rp 1,7 mili...
-
Penerimaan raport bagi para peserta didik biasa dilaksanakan tiap smesternya, sebagai media evaluasi dari proses belajar dan mengajar yang ...
0 comments:
Post a Comment