Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei di Payakumbuh, membawa
berkah bagi 60 pelajar di kota ini. Dealer sepeda motor Honda, pemilik
Toko Bunda Payakumbuh, memberikan beasiswa dengan total nilai Rp19 juta.
Beasiswa ini diserahkan Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar bersama
Ketua DPRD Wilman Singkuan, usai upacara peringatan Hari Pendidikan
Nasional 2 Mei, di halaman Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Kamis
(2/5).
Beasiswa yang digelontorkan Toko Bunda Honda Payakumbuh itu, buat 35
pelajar SD, masing-masing Rp250 ribu, kemudian untuk 10 pelajar SMP a.
Rp350 ribu, serta 15 siwa SLTA sebanyak Rp450 ribu per orang. Mereka
adalah pelajar berprestasi dan berasal dari kalangan keluarga kurang
mampu. “Mudah-mudahan dengan beasiswa ini, anak-anak kami makin
bergairah dalam menekuni pelajarannya di sekolah,” ucap orang tua
Khairul Badri, salah seorang penerima beasiswa tersebut.
Beasiswa diterimakan secara simbolis kepada Khairul Badri, siswa SDN
49. Olaf Yoki Ardena, siswa SMP 9, Putri Dian Minanti, siswi SMA 2
Payakumbuh, Fahri, siswa SMK 2 Payakumbuh, Intan Novia Eka Sari, siswi
SMK 3 Payakumbuh dan Nadiatul Rahmi Putri, siswi MAN 1 Payakumbuh.
Selain itu sebanyak 6 guru mewakili 327 guru dan pegawai Dikdis
Payakumbuh, menerima Satya Lancana Karya Satya, dari Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono, atas pengabdiannya sebagai tenaga pendidik. Meliputi
127 orang dengan lama pengabdian 30 tahun, 161 orang mengabdi selama 20
tahun dan 51 orang selama 10 tahun. Penerima simbolis diberikan kepada
Drs. Erdimon guru SMK N 1 dan Nursyaf Guru SDN 05 penerima (SLKS) 30
tahun. Nofriyedi Guru SMKN 2dan Fenni Rosita, S.Pd, SD Guru SDN 8
penerima SLKS 20 tahun. Delfiati, S. Pd, Guru SMPN 2 dan Sri Herawati,
S. Pd, SD Guru SDN 4 penerima SLKS 10 tahun.
Upacara yang mengangkat tema “ Meningkatkan Kualitas dan Akses
Berkeadilan” ini dihadiri Sekdako Ir. H. Benni Warlis, MM, Ketua DPRD
Wilman Singkuan, Muspida plus, kepala dinas pendidikan, kepala SKPD
lain, Tenaga pendidikan, Mahasiswa, Siswa-siswa dari sejumlah sekolah
dan Pegawai Negeri di lingkungan kota payakumbuh.
Wakil Walikota Suwandel Muchtar yang bertindak sebagai Irup saat itu
mebacakan sambutan dari Menteri Pendidikan tentang semangat, upaya serta
mengajak seluruh pecinta dunia pendidikan untuk bersama membukan posko
anti drop out (DO) atau anti putus sekolah pada awal tahun pelajaran
nanti.
Sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan, tahun 2013/2014 akan
diterapkan Kurikulum 2013 untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah
secara bertahap dan terbatas. Bertahap berarti kurikulum tidak
diterapkan disemua kelas di setiap jenjang. Tapi hanya untuk kelas 1 dan
kelas 4 untuk semua jenjang SD, kelas 7 untuk siswa SMP dan kelas 10
untuk SMA dan SMK. Terbatas artinya adalah sejumlah sekolah yang
melaksanakannya disesuaikan dengan tingkat kesiapan sekolah.
Kurikulum 2013 ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki
kompetensi pengetahuan, keterampialn, dan sikap secara utuh. Hal ini
penting dalam rangka antisipasi kebutuhan kompetensi abad 21 dan
menyiapkan generasi emas 2045.
Monday, April 28, 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Powered by Blogger.
Entri Populer
-
Pemko Dumai melalui bantuan sosial telah menganggarkan Rp 929 juta untuk beasiswa. Dana tersebut bakal dibagikan pada 447 mahasiswa. Riau...
-
Program Pemkab Pakpak Bharat melakukan pemberian bantuan beasiswa bagi mahasiswa asal Kabupaten Pakpak Bharat yang lulus ke Perguruan Tingg...
-
Adanya surat edaran Bupati tentang putusan dan penetapkan nama-nama mahasisswa Kabupaten Siak, yang akan menerima bantuan beasiswa. Teru...
-
Inilah info beasiswa terbaru dari Beasiswa Kab. Kepulauan Meranti Propinsi RIAU bulan Juli 2013, Info Beasiswa Kab. Kepulauan Meranti. Pe...
-
Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat memberikan beasiswa kepada 81 mahasiswa yang dinilai berprestasi dari daerah itu. "Sebesar ...
-
Camat Teluk Nibung Ahmad Haykal, GM Cabang Pelabuhan Tanjungbalai Asahan Edy Agustri, Manager Teknik dan Usaha Wanto, Manager Keuangan Rahm...
-
Labuhan Batu, Sumut, (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Batu, Sumatera Utara, menyatakan siap membantu biaya pendidikan bagi mahasiswa berpr...
-
Dalam upaya kelanjutan pedidikan sekaligus untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi masyarakat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sima...
-
Pemerintah Kota (Pemko) Dumai pada 2014 kembali mengalokasikan anggaran bantuan pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu sebesar Rp 1,7 mili...
-
Penerimaan raport bagi para peserta didik biasa dilaksanakan tiap smesternya, sebagai media evaluasi dari proses belajar dan mengajar yang ...
0 comments:
Post a Comment