Pembagian Beasiswa Siswa Miskin (BSM) sebagai kompensasi pengurangan
subsidi bahan bakar minyak (BBM) bakal memicu konflik di sejumlah
kabupaten di Provinsi Bengkulu. Tak beda dengan pembagian bantuan
langsung sementara masyarakat (BLSM), penyebab akan terjadi keributan
karena banyak siswa miskin yang dipastikan tidak mendapatkan bantuan
tersebut.
Hal ini dapat memicu rasa ketidakadilan hingga bisa memunculkan protes
dari wali murid yang anaknya tidak mendapatkan BSM. Salah satu kabupaten
yang dipastikan ratusan siswanya tidak mendapatkan BSM yakni Mukomuko.
Akibat pembatasan kuota dari pemerintah pusat ada 200 siswa miskin di
Mukomuko yang tidak terakomidir sebagai penerima BSM.
Untuk mengantisipasi terjadi protes, DPRD Mukomuko minta Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan dibantu Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) dan
kepala sekolah menyeleksi siswa yang menerima BSM. Sehingga yang
benar-benar dapat adalah siswa miskin. “Ini harus diperhatikan semua
kalangan. Supaya BSM ini tepat sasaran,” kata Anggota Komisi III DPRD
Mukomuko, Rusman Aswardi.
Rusman mengatakan dari 200 siswa miskin yang tidak terakomodir itu
rata-rata miskin. Sementara dalam data 7.400 siswa penerima BSM,
sebagian besar siswa mampu, sehingga hal inilah yang akan memicu
konflik. Dia khawatir pembagian BSM rawan protes dari masyarakat.
Untuk itu, dia mengingatkan data yang diajukan benar-benar valid.
“Peranan validasi data usulan penerima itu sangat penting. Jangan sampai
ada siswa mampu yang dapat beasiswa ini,” tambahnya.
Ditegaskannya, pemerintah harus mendahulukan siswa-siswa dari keluarga
penerima Kartu Perlindungan Sosial (KPS) yang sudah diverifikasi. Dalam
artian keluarga yang benar-benar miskin berdasarkan data baik itu dari
data pemerintah atau kenyataan di lapangan. Sebab kenyataan pembagian
KPS untuk pembagian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), banyak
keluarga penerima KPS itu tidak memenuhi syarat sebagai orang miskin.
“Ternyata banyak yang tidak menerima KPS itu ternyata orang miskin. Nah
ini perlu dikaji oleh perangkat desanya. Bisa jadi penerima KPS itu
tidak layak dapat BSM, sebaliknya yang bukan penerima KPS yang lebih
layak,” tukasnya.
Semua elemen terkait diminta terlibat dalam validasi data tahap dua.
Sehingga bantuan beasiswa siswa miskin itu tepat sasaran. “Ini uang
bantuan dari pemerintah, jadi benar-benar harus dilakukan pendataan.
Supaya tidak ada siswa dari keluarga miskin yang tercecer atau siswa
keluarga mampu menerima BSM,” saran Rusman.
Friday, May 9, 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Powered by Blogger.
Entri Populer
-
Info Beasiswa Bireun - Lagi, PKS serahkan beasiswa program aspirasi untuk 42 siswa miskin di BireuenPENGURUS Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali menyerahkan bantuan beasiswa kepada siswa dari keluarga miskin di Bireuen. Kali ini beasis...
-
Dalam upaya kelanjutan pedidikan sekaligus untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi masyarakat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sima...
-
RANTAUPRAPAT, ML : Pemkab Labuhanbatu dalam waktu dekat akan menyalurkan bantuan biaya pendidikan Tahun Anggaran 2013 kepada putra-putri ter...
-
Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat memberikan beasiswa kepada 81 mahasiswa yang dinilai berprestasi dari daerah itu. "Sebesar ...
-
Rantauprapat - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu telah menyiapkan sejumlah dana beasiswa bagi setiap pelajar di daerah itu yang ...
-
1. MENGAJUKAN SURAT PERMOHONAN KE BUPATI KAMPAR. 2. SURAT AKTIF KULIAH. 3. COPY KHS DAN DI LEGALISIR OLEH FAKULTAS 4. COPY KTM. 5. C...
-
Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Ainun Na’im, serahkan penghargaan kepada 15 orang pemenang lomba p...
-
PENGUMUMAN BEASISWA KAMPAR TAHUN 2014 A. Persyaratan 1. Mengajukan permohonan kepada Bapak Bupati Kampar melalui Bapak Kepala Din...
-
Program Pemkab Pakpak Bharat melakukan pemberian bantuan beasiswa bagi mahasiswa asal Kabupaten Pakpak Bharat yang lulus ke Perguruan Tingg...
-
Pemerintah Kabupaten Solok Sumatera Barat mengalokasikan Rp118 juta untuk beasiswa bagi mahasiswa berprestasi di daerah itu. "Kit...
0 comments:
Post a Comment