Bireuen - Sejumlah anak yatim yang ada di Kabupaten Bireuen
mempertanyakan pencairan dana beasiswa yang disalurkan Pemerintah Aceh
sebesar Rp 1,8 juta tahun.
Saudah, salah satu ibu dari yatim penerima beasiswa tersebut
mengungkapkan kekecewaannya. Dirinya berharap beasiswa tersebut bisa
dicairkan segera untuk memenuhi kebutuhan anaknya.
"Kami mohon supaya pemerintah mempercepat penyaluran beasiswa
ini.Kami sangat butuh untuk beli baju sekolah dan buku”, kata Saudah.
“Ini kan sudah masuk tahun ajaran baru bulan puasa lagi kami sangat
membutuhkan uang banyak seperti untuk beli baju sekolah serta keperluan
peralatan sekolah”, tambah Saudah lagi.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Bireuen Drs .Nasrul Yuliansyah
yang ditanyai The Globel Journal mengaku pihaknya tak ada memiliki
wewenang untuk mengintervensi realisasi beasiswa tersebut. Beasiswa itu
katanya ditangani sepenuhnya oleh provinsi. [005]
0 comments:
Post a Comment