Sinabang (simeuluenews.com) - Menyikapi penganggaran beasiswa Pemda
Simeulue yang dianggarkan hanya 1 Milyar oleh usulan ekskutif Kabupaten
Simeulue untuk tahun 2013. Menurut saya penganggaran itu terlalu kecil
untuk level beasiswa kabupaten Simeulue kata Ketua Ippelmas banda aceh
Arman Ulma kepada simeuluenews.com melalui seluler rabu, (09/01)
Arman juga merincikan Jumlah mahasiswa asal Kabupaten Simelue yang
kuliah diluar daerah atau diperantauan tiap tahun semakin meningkat.
"Untuk Banda Aceh saja mahasiswanya mencapai 2500 orang, yang terdiri
dari D3, S1, S2 dan S3, belum lagi mahasiswa Simeulue yang kuliah diluar
Banda Aceh seperti di Medan, Padang, Meulaboh, Jakarta, Bandung,
Malang, bahkan ada yang di Papua" katanya.
Mahasiswa yang kuliah ke luar daerah asal Kabupaten Simelue mayoritas
ekonomi orang tuanya kurang mampu, pendapatan tidak menentu, sehingga
banyak di antara mahasiswa itu harus bekerja seperti kerja kuli
bangunan, laundry, kerja foto copy, warung-warung, dan lain-lain,
bahkan ada yang bekerja sebagai pemungut sampah, hal ini bisa
mengakibatkan proses belajar yang tidak maksimal.
Arman juga mengatakan Fasilitas-fasilitas mahasiswa Simeulue di luar
daerah masih jauh dari harapan, Mahasiswa Simeulue di Banda Aceh saja
asramanya hanya satu, itupun hanya untuk putra saja sedangkan asrama
putrinya tidak ada. Padahal biaya hidup mahasiswa di Banda Aceh semakin
lama semakin meningkat, seperti biaya kos dan lain-lain.
Oleh karena itu atas nama Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Simeulue
(IPPELMAS) Banda Aceh meminta kepada pihak Ekskutif dan Legislatif
khususnya Komisi D bidang pendidikan Kabupaten Simeulue Dapat
menganggarkan beasiswa Pemda Simeulue sekurang-sekurangnya 3 Milyar,
Karena Mahasiswa itu adalah Iron Stok dan Sumber Daya Manusia (SDM)
Simeulue di masa yang akan datang.
Maju atau tidaknya Simeulue kedepan ditangan mahasiswa Simeulue hari
ini. ironis jika Pemda Simeulue tidak mendukung peningkatan SDM ini.
Tutur Arman.
Arman juga berharap supaya Mekanisme pembagian beasiswa itu harus
dilakukan secara adil dan fair. Mengingat banyaknya mahasiswa Simelue
Banda Aceh yang tidak puas dengan mekanisme pembagian beasiswa Pemda
Simeulue, yang dapat beasiswa dapat terus dan yang tidak dapat hanya
bisa berharap, padahal mereka yang tidak dapat justru lebih layak untuk
mendapatkannya. Katanya.(80)
Thursday, September 5, 2013
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Powered by Blogger.
Entri Populer
-
Pemko Dumai melalui bantuan sosial telah menganggarkan Rp 929 juta untuk beasiswa. Dana tersebut bakal dibagikan pada 447 mahasiswa. Riau...
-
Program Pemkab Pakpak Bharat melakukan pemberian bantuan beasiswa bagi mahasiswa asal Kabupaten Pakpak Bharat yang lulus ke Perguruan Tingg...
-
Adanya surat edaran Bupati tentang putusan dan penetapkan nama-nama mahasisswa Kabupaten Siak, yang akan menerima bantuan beasiswa. Teru...
-
Inilah info beasiswa terbaru dari Beasiswa Kab. Kepulauan Meranti Propinsi RIAU bulan Juli 2013, Info Beasiswa Kab. Kepulauan Meranti. Pe...
-
Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat memberikan beasiswa kepada 81 mahasiswa yang dinilai berprestasi dari daerah itu. "Sebesar ...
-
Camat Teluk Nibung Ahmad Haykal, GM Cabang Pelabuhan Tanjungbalai Asahan Edy Agustri, Manager Teknik dan Usaha Wanto, Manager Keuangan Rahm...
-
Labuhan Batu, Sumut, (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Batu, Sumatera Utara, menyatakan siap membantu biaya pendidikan bagi mahasiswa berpr...
-
Dalam upaya kelanjutan pedidikan sekaligus untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi masyarakat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sima...
-
Pemerintah Kota (Pemko) Dumai pada 2014 kembali mengalokasikan anggaran bantuan pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu sebesar Rp 1,7 mili...
-
Penerimaan raport bagi para peserta didik biasa dilaksanakan tiap smesternya, sebagai media evaluasi dari proses belajar dan mengajar yang ...
0 comments:
Post a Comment