SIGLI - Mahasiswa mempertanyakan beasiswa yang telah diplotkan dalam
APBK Pidie 2013 sebesar Rp 1 miliar lebih, hingga kini belum dicairkan.
Beasiswa tersebut diperuntukkan untuk mahasiswa S1,S2 dan S3 yang sedang
menyelesaikan studinya di perguruan tinggi. “Kami heran, sudah memasuki
pertengahan Juni beasiswa jatah mahasiswa belum dicairkan. Padahal,
pembahasan APBK Pidie telah disahkan sejak Januari lalu,” kata Teuku
Muliadi, seorang mahasiswa Unigha Sigli, Kamis (13/6).
Kata
Muliadi, saat ini mahasiswa yang menimba ilmu di Unigha maupun di
Perguruan Tinggi Islam Al-Hilal Sigli, sebagian tercatat keluarga kurang
mampu. Sehingga membutuhkan dana beasiswa untuk biaya membuat skripsi.
“Kami berharap Pemkab tidak melambatkan pencairan dana beasiswa
tersebut,”kata Muliadi.
Asisten III Setdakap Pidie, Syukri MSi, yang dihubungi Serambi
kemarin mengatakan, belum dicairkannya dana beasiswa, lantaran sampai
kini masih adanya mahasiswa yang belum menyusun skripsi. Kata Syukri,
diperkirakan akhir Juni ini banyak mahasiswa yang telah menyusun
skripsi. Sehingga awal Juli Pemkab menempel pengumuman siapa-siapa
penerima beasiswa jenjang S1,S2 dan S3 tersebut.
Untuk S1,
katanya, seleksi dilakukan secara ketat, menyusul panitia kerap
menemukan pemalsuan persyaratan seperti pada tahun lalu. Namun, kata
Syukri, pada tahun ini hasil seleksi permohonan beasiswa, nantinya pihak
panitia menyerahkan kepada fakultas, tempat mahasiswa tersebut kuliah.
“Kita menyerahkan hasil seleksi ke fakultas, untuk mengetahui bahwa
mahasiswa tersebut benar-benar sedang menyusun skripsi dan belum pernah
menerima beasiswa dari Pemkab,” katanya.
Persyaratan lain,
katanya, mahasiswa harus membuat profosal yang disahkan penguji skripsi
dan dekan fakultas. Tak hanya itu, kata Syukri, mahasiswa melengkapi
persyaratan foto copi KTP, KHS dan surat permohonan.
Sementara
untuk S2 dan S3, katanya, seleksi tidak sama dengan S1. Permohonan
mahasiswa S2 dan S3 tidak diserahkan kepada perguruan tinggi tempa
mereka kuliah. Ditanya per orang berapa menerima beasiswa, kata Syukri,
nominal beasiswa untuk S1, S2 dan S3 belum ditentukan. Karena pembagian
beasiswa, nantinya akan dibagikan jumlah pemohon beasiswa dengan pagu
dana beasiswa yang telah diplotkan pada tahun ini. “Insyaallah September
beasiswa tersebut bisa kita cairkan,” demikian Syukri.(naz)
syarat permohonan beasiswa
* Profosal disahkan penguji skripsi dan Dekan
* Foto kopi KTP
* Foto kopi KHS
* Surat permohonan
Monday, September 2, 2013
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Powered by Blogger.
Entri Populer
-
Pemko Dumai melalui bantuan sosial telah menganggarkan Rp 929 juta untuk beasiswa. Dana tersebut bakal dibagikan pada 447 mahasiswa. Riau...
-
Program Pemkab Pakpak Bharat melakukan pemberian bantuan beasiswa bagi mahasiswa asal Kabupaten Pakpak Bharat yang lulus ke Perguruan Tingg...
-
Adanya surat edaran Bupati tentang putusan dan penetapkan nama-nama mahasisswa Kabupaten Siak, yang akan menerima bantuan beasiswa. Teru...
-
Inilah info beasiswa terbaru dari Beasiswa Kab. Kepulauan Meranti Propinsi RIAU bulan Juli 2013, Info Beasiswa Kab. Kepulauan Meranti. Pe...
-
Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat memberikan beasiswa kepada 81 mahasiswa yang dinilai berprestasi dari daerah itu. "Sebesar ...
-
Camat Teluk Nibung Ahmad Haykal, GM Cabang Pelabuhan Tanjungbalai Asahan Edy Agustri, Manager Teknik dan Usaha Wanto, Manager Keuangan Rahm...
-
Labuhan Batu, Sumut, (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Batu, Sumatera Utara, menyatakan siap membantu biaya pendidikan bagi mahasiswa berpr...
-
Dalam upaya kelanjutan pedidikan sekaligus untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi masyarakat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sima...
-
Pemerintah Kota (Pemko) Dumai pada 2014 kembali mengalokasikan anggaran bantuan pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu sebesar Rp 1,7 mili...
-
Penerimaan raport bagi para peserta didik biasa dilaksanakan tiap smesternya, sebagai media evaluasi dari proses belajar dan mengajar yang ...
0 comments:
Post a Comment